BANDAR LAMPUNG — Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Balai Karantina Kesehatan Kelas I Panjang menggelar berbagai kegiatan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat dengan mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat.”Kamis(13/20/2025)
Kegiatan yang berlangsung di halaman Balai Karantina Kesehatan Kelas I Panjang ini diisi dengan berbagai layanan, antara lain cek kesehatan gratis, donor darah, pemeriksaan kanker serviks (HPV DNA), dan sunatan massal.
Kepala Balai Karantina Kesehatan Kelas I Panjang, Nur Purwoko Widodo, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan dukungan terhadap program Kementerian Kesehatan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif.
“Hari ini, 13 November 2025, kami mengadakan puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional di Balai Karantina Kesehatan Kelas I Panjang. Agendanya meliputi pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat seperti cek kesehatan, donor darah, hingga pemeriksaan kanker serviks. Target awal kami untuk donor darah sebanyak 50 orang, dan hingga siang ini sudah 33 orang yang berpartisipasi,” ujar Nur Purwoko.
Ia menambahkan, pemeriksaan kanker serviks yang disediakan bagi para ibu dilakukan secara gratis. Padahal, jika dilakukan secara mandiri di fasilitas kesehatan, biaya pemeriksaan dapat mencapai Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per orang.
“Kami bekerja sama dengan Puskesmas untuk pemeriksaan HPV DNA menggunakan dua metode, yakni konvensional dan alat baru yang lebih modern. Metode terbaru ini memungkinkan hasil keluar lebih cepat, sekitar tiga hingga empat hari setelah pemeriksaan,” jelasnya.
Selain masyarakat umum, kegiatan ini juga diikuti oleh pegawai dari sejumlah instansi kesehatan dan relawan. Suasana kebersamaan semakin terasa dengan adanya pemotongan tumpeng dan makan bersama, yang melibatkan seluruh peserta dan panitia.
Salah satu peserta pemeriksaan HPV DNA, Tika, warga Rajabasa asal Pringsewu, mengaku terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis ini.
“Saya ikut pemeriksaan gula darah dan HPV DNA karena sebelumnya belum pernah. Kalau dilakukan mandiri biayanya cukup mahal, jadi kegiatan gratis seperti ini sangat membantu. Harapannya bisa rutin diadakan setiap tahun,” ujarnya.
Sementara itu, Effendi, peserta donor darah dari Pangeran Antasari, menilai kegiatan ini sangat positif dan berdampak besar bagi masyarakat kurang mampu.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi yang tidak mampu. Mudah-mudahan bisa terus berlanjut setiap tahun,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Balai Karantina Kesehatan Kelas I Panjang berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan serta mendukung visi pemerintah untuk mewujudkan “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat.”












