Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung keberlanjutan pendidikan melalui pondok pesantren di daerah. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan bahwa pesantren memiliki peran penting dalam menampung para siswa yang tidak tertampung di sekolah formal. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama ulama, tokoh masyarakat, serta pimpinan pondok pesantren di Mahan Agung, Bandar Lampung.
Menurut Mirza, setiap tahun jumlah lulusan SMP di Provinsi Lampung mencapai sekitar 130 ribu siswa. Namun, kapasitas sekolah menengah atas hanya mampu menampung sekitar 90 ribu siswa, sehingga masih ada puluhan ribu lulusan yang membutuhkan alternatif pendidikan.
“Pesantren menjadi solusi penting bagi anak-anak yang belum mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan di sekolah formal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, diperkirakan sekitar 20 ribu lulusan SMP akhirnya melanjutkan pendidikan di pesantren yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Lampung. Saat ini terdapat sekitar 1.400 pondok pesantren yang aktif berperan dalam mencetak generasi muda yang berakhlak, berilmu, serta berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Provinsi Lampung juga menyalurkan bantuan hibah kepada sejumlah pondok pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan pada tahun anggaran 2026. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat fasilitas serta meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan pesantren.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua MPR RI Ahmad Muzani yang menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di daerah sebagai fondasi kemajuan bangsa.
Ia menilai pesantren memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus membantu pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Acara kemudian ditutup dengan tausiah dan doa bersama yang diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam membangun Lampung yang lebih maju dan berdaya saing.






















