Beranda / Nasional / BRIN dan Komisi X DPR RI Gelar Pelatihan Pembuatan Sabun di Bandar Lampung

BRIN dan Komisi X DPR RI Gelar Pelatihan Pembuatan Sabun di Bandar Lampung

Bandar Lampung, Selasa 3 Maret 2025 – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Kadafi, menggelar kegiatan peningkatan kapasitas pengguna riset dan inovasi untuk masyarakat melalui pelatihan pembuatan sabun mandi dan sabun cuci piring di Kota Bandar Lampung.

Kegiatan ini bertujuan mendorong kreativitas serta kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya kaum perempuan, melalui pemanfaatan riset dan inovasi yang aplikatif dan bernilai ekonomi.

Dalam sambutannya, Dr. H. Muhammad Kadafi, SH, MH menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya riset sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat.

“Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, kita patut bersyukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala karena atas izin-Nya kegiatan peningkatan kapasitas ini dapat terlaksana dengan baik. Dalam perspektif konstitusi, sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945, negara berkewajiban mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan umum. Salah satu ikhtiarnya adalah melalui penguatan riset dan inovasi yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pelatihan pembuatan sabun ini bukan sekadar transfer keterampilan teknis, melainkan bagian dari proses pemberdayaan berbasis ilmu pengetahuan.

“Riset tidak boleh berhenti di laboratorium atau menjadi laporan akademik semata, tetapi harus ditransformasikan menjadi solusi konkret yang memiliki nilai tambah ekonomi. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendorong kreativitas dan kemandirian ekonomi, khususnya bagi para ibu-ibu,” tambahnya.

Kadafi juga berharap para peserta dapat menjadikan pelatihan ini sebagai titik awal membangun usaha mandiri di tingkat rumah tangga.

“Dengan ilmu, keterampilan, dan semangat kolaborasi, insyaAllah kita dapat memperkuat ekonomi keluarga sekaligus berkontribusi pada pembangunan daerah dan bangsa,” tuturnya.

Sementara itu, narasumber kegiatan, Heryoki Yohanes, ST., M.Eng dari Pusat Riset Teknologi Proses, Organisasi Riset Energi dan Manufaktur BRIN, memberikan materi teknis mengenai proses pembuatan sabun yang aman, efektif, dan memiliki nilai jual.

Peserta yang didominasi oleh ibu-ibu tampak antusias mengikuti pelatihan. Selain mendapatkan teori, mereka juga melakukan praktik langsung pembuatan sabun mandi dan sabun cuci piring yang berpotensi dikembangkan menjadi peluang usaha rumahan.

Melalui kegiatan ini, BRIN dan Komisi X DPR RI berharap hasil riset dan inovasi benar-benar hadir di tengah masyarakat, menjadi solusi nyata, serta mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan memperkuat ekonomi lokal.

Tinggalkan Balasan

-----------------------------------------------------------------------