Beranda / Peristiwa / Dihantam Tragedi, Wira Garden Janji Bertanggung Jawab Penuh dan Lakukan Evaluasi Total

Dihantam Tragedi, Wira Garden Janji Bertanggung Jawab Penuh dan Lakukan Evaluasi Total

Bandar Lampung – Duka mendalam menyelimuti Wira Garden setelah insiden tragis yang merenggut nyawa dua mahasiswi. Peristiwa ini tak hanya meninggalkan luka bagi keluarga korban, tetapi juga mengguncang kepercayaan publik terhadap pengelolaan destinasi wisata tersebut.

Di tengah sorotan tajam, pengelola akhirnya angkat bicara. Melalui perwakilannya, Adjo Supriyanto, permohonan maaf disampaikan secara terbuka kepada keluarga korban dan masyarakat luas.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Ini adalah musibah yang sangat kami sesalkan, dan kami tidak akan lari dari tanggung jawab,” ujar Adjo.

Lebih dari sekadar pernyataan, pihak pengelola menegaskan komitmen konkret untuk bertanggung jawab penuh, termasuk menjamin keberlanjutan pendidikan keluarga korban.

“Kami siap menanggung dampak yang ditimbulkan, termasuk memastikan pendidikan keluarga korban hingga tuntas. Ini bentuk tanggung jawab kami,” tegasnya.

Tragedi ini menjadi tamparan keras bagi pengelola. Mereka mengakui perlunya pembenahan serius dan menyeluruh terhadap sistem keamanan, pengawasan, hingga standar operasional.

“Kami akan melakukan evaluasi total. Semua aspek akan kami benahi agar kejadian seperti ini tidak pernah terulang,” tambah Adjo.

Sementara itu, tekanan publik terus menguat. Aksi yang digelar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bandar Lampung menuntut pemerintah bertindak tegas, termasuk mendorong evaluasi menyeluruh hingga opsi penutupan.

Menanggapi hal tersebut, DPMPTSP Kota Bandar Lampung menyatakan akan menelusuri aspek perizinan serta berkoordinasi lintas OPD untuk melakukan evaluasi komprehensif.

Di tengah badai kritik, pengelola Wira Garden menegaskan keterbukaan terhadap seluruh proses evaluasi.

“Kami terbuka terhadap semua evaluasi, baik dari pemerintah maupun masyarakat. Ini menjadi momentum bagi kami untuk berbenah secara menyeluruh,” pungkasnya.

Kini, tragedi ini menjadi titik balik, antara membuktikan komitmen perubahan atau kehilangan kepercayaan publik sepenuhnya.

Tinggalkan Balasan

-----------------------------------------------------------------------