Beranda / Lampung Selatan / Janji Tinggal Janji, 2.500 KK di Permata Asri Masih Tercekik Krisis Air Bersih

Janji Tinggal Janji, 2.500 KK di Permata Asri Masih Tercekik Krisis Air Bersih

Lampung Selatan, MANAKALANEWS.COM – Krisis air bersih yang telah berlangsung bertahun-tahun di Perumahan Permata Asri, Desa Karang Anyar, Lampung Selatan, hingga kini belum menunjukkan solusi nyata. Lebih dari 2.500 kepala keluarga masih hidup dengan akses air yang terbatas dan tidak layak.

Berbagai upaya telah ditempuh warga sejak awal 2024, mulai dari pengajuan surat resmi ke pemerintah daerah hingga dukungan DPRD. Bahkan, koordinasi dengan PDAM menunjukkan adanya potensi suplai air dengan jalur distribusi yang secara teknis memungkinkan.

Namun, rencana tersebut mandek karena belum adanya keputusan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Harapan sempat muncul saat Bupati menyatakan akan mengkaji persoalan dan meninjau lokasi pada Juli 2025. Tetapi hingga Maret 2026, belum terlihat langkah konkret di lapangan.

Sementara itu, kondisi warga semakin memprihatinkan. Air hanya mengalir dua hari sekali dengan debit kecil, bahkan di beberapa titik tidak mengalir sama sekali. Banyak warga terpaksa membeli air tangki seharga Rp60 ribu yang hanya cukup untuk dua hari.

Situasi ini bukan sekadar keluhan, melainkan persoalan hak dasar. Warga kini mempertanyakan keseriusan pemerintah: apakah krisis ini akan diselesaikan, atau kembali dibiarkan tanpa kepastian. (Red)

Tinggalkan Balasan

-----------------------------------------------------------------------